Pesantren
adalah sebuah lembaga pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan nilai
nilai agama dan akhlak mulia. Orientasi ini dijadikan sebagai pilar pembentukan
perubahan kehidupan santri yang lebih baik di masa yang akan datang.
Pendidikan
pesantren yang menyangkut pendidikan individu santri maupun bagian dari
pendidikan anak bangsa adalah suatu usaha yang sungguh-sungguh untuk
mengembangkan nilai-nilai individu, keterampilan dan ilmu pengetahuan yang
berbasis agama. Pembentukan nilai-nilai
individu diarahkan pada perbaikan watak dan perangai kehidupan yang berahklak
mulia. Sedangkan pembentukan dan
peningkatan keterampilan dan ilmu pengetahuan diarahkan pada pembekalan modal
kehidupan dimasa yang akan datang yang lebih baik. Demikian juga ilmu agama
dijadikan dasar pegangan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Perpaduan
yang sinergis antara nilai-nilai moral, ilmu pengetahuan dan agama akan
melahirkan generasi-generasi yang tangguh dalam mengarungi gelombang kehidupannya. Kehidupan yang terus melaju disertai dengan
kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat tidak serta merta
membawa dinamika kehidupan ini selalu baik.
Tidak sedikit generasi kita tidak dapat memilah mana yang harus atau
bisa dilakukan dan mana yang tidak. Ini adalah sebuah fenomena dan tantangan
bagi lembaga pendidikan terutama pesantren. Bagaimana pesantren menyajikan
pendidikan yang mampu menjawab tantangan-tantangan tersebut tentunya ini
merupakan proses yang memerlukan perbaikan-perbaikan baik dari segi
managemennya, kurikulum, sarana prasarananya dan tidak kalah juga lingkungan
dimana para santri berperilaku sehari-hari.
Keadaan
tersebut selalu direspon oleh Al-Maghfurlahu K.H. Khudlori Tabri, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda. Semasa
hidupnya beliau bersama para sesepuh yang lain merupakan tenaga dan
pemikirannya dalam dunia pendidikan formal yaitu madrasah. Kemudian sekitar tahun delapan puluhan beliau
mencurahkan pemikirannya pada pengembangan Pondok Pesantren Putra, dan usaha
ini bisa dikatakan cukup berhasil. Di akhir hayat beliau yaitu pada awal tahun
dua ribu masehi beliau mulai merintis Pondok Pesantren Nurul Huda Banat untuk
santri putri. Kemudian berdirilah Pondok Pesantren Nurul Huda Banat. Rintisan
Pondok Pesantren Nurul Huda Banat ini akhirnya dilanjutkan oleh putranya Drs.
K.H. Muslikh Khudlori M.S.I dengan pengembangan
sarana prasarana.
Demikian
sekilas tentang latar belakang Pondok Pesantren Nurul Huda Banat.
KURIKULUM
|
1.
|
Aqidah/
Tauhid
|
Aqidatul ‘Awam
|
2.
|
Tafsir
|
Tafsir Jalalain
|
3.
|
Hadist
|
- ‘Arbain Nawawiyah
- Bulughul Marom
|
4.
|
Tasawuf/
Akhlaq
|
- Ta’lim muta’allim
- Tanbihul ghofilin
|
5.
|
Fiqh/
Ushul Fiqh
|
- Taqrib
- Durrotul Bahiyah
- Safinatun Naja
- Tahrir Tanqinul Lubab
- Anwarul masalik
|
6.
|
Ilmu Nahwu/ Shorof
|
- AlfiyahI bnu Malik
- Al Imrithy
- A’awamil Jurjani
- Amtsilatul Tashrif
- I’lal
- Jurumiyah
- Metode Amtsilati
|
JADWAL MADRASAH DINIYAH PONPES NURUL HUDA BANAT
SIMBANGKULON BUARAN TP.2016/2017
-